Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Sumedang Tekankan Penguatan SDM untuk Mewujudkan Pengawasan Pemilu yang Profesional

Bawaslu Sumedang Tekankan Penguatan SDM untuk Mewujudkan Pengawasan Pemilu yang Profesional

SUMEDANG, 28 Agustus 2026 — Penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu kunci dalam membangun kelembagaan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) yang kuat, profesional, dan mampu menjawab berbagai tantangan dalam penyelenggaraan Pemilu.

Hal tersebut disampaikan Ketua Bawaslu Kabupaten Sumedang, Ade Adrianta Sinulingga, yang menegaskan pentingnya manajemen pengembangan SDM dalam meningkatkan kualitas kelembagaan dan pelaksanaan tugas pengawasan. Hal tersebut disampaikan dalam program Bawaslu Membelajarkan.

“Manajemen pengembangan SDM menjadi kunci membangun Bawaslu yang kuat dan profesional. Dengan SDM yang kompeten, berintegritas, dan adaptif, Bawaslu dapat menjalankan pengawasan Pemilu secara profesional, transparan, akuntabel, dan dipercaya masyarakat,” ujar Ade Adrianta Sinulingga, Jumat (28/8/2026).

Menurutnya, kualitas pengawasan Pemilu tidak terlepas dari kapasitas jajaran pengawas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Karena itu, pengembangan kompetensi perlu dilakukan secara berkelanjutan agar setiap jajaran mampu menghadapi dinamika dan tantangan pengawasan.

 

Sementara itu, Anggota Bawaslu Kabupaten Sumedang Fachrulroji Al Fitri menyoroti pentingnya peningkatan kompetensi pengawas Pemilu, terutama dalam memahami regulasi. Menurutnya, pemahaman aturan yang baik dan seragam menjadi fondasi untuk menciptakan pola kerja pengawasan yang konsisten.

“Meningkatkan kompetensi pengawas Pemilu berarti memperkuat pengawasan yang profesional, berintegritas, dan berkepastian hukum. Pemahaman aturan yang seragam akan menciptakan standar kerja yang konsisten serta memperkuat kepercayaan publik,” kata Fachrulroji.

Ia menilai, pengawas Pemilu tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga harus memiliki integritas dan pemahaman hukum yang memadai. Dengan demikian, setiap keputusan dan tindakan dalam menjalankan tugas pengawasan dapat dilakukan secara tepat serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Di sisi lain, Anggota Bawaslu Kabupaten Sumedang, Taufik Hidayat, menekankan bahwa kekuatan kelembagaan tidak hanya bergantung pada satu atau dua pihak. Seluruh jajaran memiliki peran dalam memastikan fungsi pengawasan berjalan secara optimal.

“Kekuatan Bawaslu dibangun oleh seluruh jajaran, dari tingkat pusat hingga pengawas di TPS. Dengan manajemen SDM yang terarah, koordinasi yang kuat, dan pemahaman tugas yang seragam, kita dapat menghadirkan pengawasan Pemilu yang berkualitas dan mampu menjawab setiap tantangan,” ujar Taufik.

Taufik menambahkan, koordinasi yang solid antarjajaran menjadi bagian penting dalam menjaga konsistensi pelaksanaan tugas. Kesamaan pemahaman terhadap tugas dan kewenangan juga diperlukan agar pengawasan dapat berjalan efektif di setiap tingkatan.

Penguatan SDM, peningkatan kompetensi, serta koordinasi yang terarah pada akhirnya diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Bawaslu. Sebab, pengawasan Pemilu yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh aturan yang kuat, tetapi juga oleh jajaran pengawas yang memiliki kapasitas, integritas, dan komitmen dalam menjalankan tugas.

Melalui pengembangan SDM yang berkelanjutan, Bawaslu Kabupaten Sumedang berkomitmen membangun jajaran pengawas yang semakin profesional, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kualitas demokrasi serta memastikan proses Pemilu berlangsung sesuai dengan prinsip-prinsip yang berlaku.