Lompat ke isi utama

Berita

Mediation Klinik Bawaslu, Ryan Syaifurrakhman Dorong Pengawasan Data Partai Politik yang Lebih Berkualitas

Ryan

SUMEDANG, 17 OKTOBER 2026— Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sumedang mendorong peningkatan kualitas pengawasan pemutakhiran data partai politik secara berkelanjutan melalui pendekatan pelayanan yang responsif, kolaboratif, dan berorientasi pada pencegahan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui "Mediation Klinik Bawaslu", sebagai ruang konsultasi dan koordinasi bagi partai politik untuk memastikan keakuratan, kelengkapan, dan validitas data kepartaian.

Anggota Bawaslu Kabupaten Sumedang sekaligus Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa, Ryan Syaifurrakhman, menjelaskan bahwa pengawasan pemutakhiran data partai politik perlu dilakukan tidak hanya dengan mengidentifikasi ketidaksesuaian, tetapi juga melalui langkah pencegahan dan pendampingan kepada partai politik.

Menurut Ryan, *Mediation Klinik Bawaslu* dapat menjadi sarana komunikasi antara Bawaslu dan partai politik untuk membahas kendala administrasi, menyamakan pemahaman terhadap ketentuan yang berlaku, serta mendorong proses pemutakhiran data yang lebih tertib dan akurat.

“Melalui Mediation Klinik Bawaslu, kami ingin mendorong pengawasan yang tidak hanya berorientasi pada penemuan ketidaksesuaian, tetapi juga mengedepankan pencegahan melalui konsultasi, edukasi, dan koordinasi. Dengan komunikasi yang baik, potensi permasalahan administrasi kepartaian diharapkan dapat diidentifikasi lebih dini,” ujar Ryan.

Ia menambahkan, keterlibatan partai politik dalam proses konsultasi dan koordinasi menjadi bagian penting untuk membangun pemahaman bersama mengenai pemutakhiran data secara berkelanjutan. Pendekatan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran partai politik dalam memenuhi ketentuan administrasi kepartaian secara cermat dan bertanggung jawab.

Melalui layanan konsultatif tersebut, Bawaslu tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga membangun hubungan kerja yang konstruktif dengan partai politik. Sinergi antara pengawas pemilu dan partai politik diperlukan agar berbagai kendala dapat dibahas secara lebih efektif, tanpa mengesampingkan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.

Ryan menegaskan bahwa kualitas data partai politik merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung penyelenggaraan pemilu yang demokratis. Data yang akurat, lengkap, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan diperlukan untuk menunjang tata kelola kepemiluan yang transparan dan akuntabel.

“Pengawasan yang berkualitas harus berjalan seiring dengan pelayanan dan koordinasi yang baik. Kami berharap Mediation Klinik Bawaslu dapat menjadi instrumen untuk memperkuat pencegahan, meningkatkan ketertiban administrasi partai politik, serta mendukung terwujudnya pemilu yang berkualitas dan berintegritas,” katanya.

Melalui pendekatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Sumedang diharapkan dapat terus memperkuat pengawasan pemutakhiran data partai politik secara berkelanjutan. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan tata kelola kepemiluan yang mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan integritas.

Penulis dan Foto: D Irwandy Editor: A.Nu Humas